ALINEANEWS.ID – Sebagai langkah persiapan jelang Pilkada serentak tahun 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pangkalpinang mengadakan Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilihan Gubemur dan Wakil Gubernur, serta Walikota dan Wakil Walikota, dan Penggunaan Aplikasi Sirekap Pilkada.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Taman Wilhelmina Pangkalpinang dan melibatkan berbagai elemen, termasuk Forkopimda, Pengadilan Negeri Pangkalpinang, Bawaslu Kota Pangkalpinang, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) serta Panitia Pemungutan Suara (PPS).
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pangkalpinang, Sobarian, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah hadir dalam kegiatan tersebut.
Simulasi ini digelar sebagai persiapan menjelang pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara pada 27 November mendatang.
“Saya ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah hadir pada kegiatan hari ini. Pada dasarnya simulasi ini bertujuan memberikan edukasi serta pemahaman kepada tingkat Adhoc kami, agar lebih memahami proses alur Tungsura. Selain itu, kegiatan ini juga memungkinkan masyarakat dan Forkopimda untuk melihat langsung simulasi pelaksanaan di lapangan,” ujar Sobarian kepada awak media,Senin (18/11/2024).
Dalam kegiatan ini, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) dilibatkan untuk menjalankan tugas pokok dan fungsi mereka sesuai prosedur.
Kegiatan ini diikuti oleh 391 warga Kecamatan Taman Sari, Kelurahan Batin Tikal, yang turut menyaksikan langsung tata cara pemungutan dan penghitungan suara untuk pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota, serta Gubernur dan Wakil Gubernur.
“Pada simulasi kali ini, kami memanfaatkan data nyata dan valid, khususnya data Daftar Pemilih Tetap (DPT) di TPS 4. Kami juga merasa bangga dan bersyukur atas dukungan yang diberikan oleh berbagai elemen masyarakat serta Pemerintah. Harapan kami, kerja sama dan koordinasi yang telah terjalin ini dapat terus berjalan dengan baik hingga pelaksanaan hari pemungutan suara,” tambahnya.
Sobarian juga mengajak seluruh masyarakat kota Pangkalpinang untuk menggunakan hak pilih mereka pada hari pemungutan suara nantinya.
“Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk hadir di TPS pada 27 November dan menyampaikan informasi ini kepada keluarga serta lingkungan masing-masing agar tingkat partisipasi pemilu kita terus meningkat,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemerintah Kota Pangkalpinang, Akhmad Subekti, menyampaikan bahwa kegiatan simulasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai tata cara pencoblosan yang benar. Kemudian dirinya berharap partisipasi masyarakat dalam pemilu kada dapat mencapai 90 persen.
“Kami mendorong masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya secara bijak dan memilih pemimpin berdasarkan hati nurani masing-masing. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pemilu yang akan datang,” ungkap Akhmad Subekti.












