ALINEANEWS.ID – Pemerintah Kota Pangkalpinang kembali menyalurkan bantuan Beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk alokasi bulan Februari dan Maret 2026. Kegiatan ini digelar pada Rabu (08/04/2026) dan menyasar masyarakat di seluruh wilayah Kota Pangkalpinang.
Penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah dalam mengendalikan harga dan menjaga ketersediaan pangan, sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia.
Mewakili Wali Kota Pangkalpinang, Sekretaris Daerah (Sekda) kota Pangkalpinang Mie Go turut hadir dalam kegiatan tersebut. Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi ditengah masyarakat.
“Bantuan beras cadangan ini adalah arahan dari pemerintah pusat yang disasar untuk masyarakat kita yang membutuhkan, untuk itu kami selaku Pemerintah Kota Pangkalpinang juga terus berupaya menjaga kestabilan harga dan pasokan pangan. Ini juga menjadi bagian dari pengendalian inflasi, agar harga bahan pokok tetap terjangkau oleh masyarakat,” ujar Mie Go saat membuka acara penyaluran beras cadangan pangan di kelurahan Sinar Bulan.
Dirinya juga menjelaskan selain penyaluran bantuan, upaya pengendalian inflasi juga dilakukan melalui program ketahanan pangan di tingkat lokal.
“Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama pemerintah daerah mendorong masyarakat untuk menanam komoditas strategis, seperti cabai, yang selama ini menjadi salah satu penyumbang inflasi. Dengan menanam cabai secara mandiri, diharapkan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sendiri sekaligus membantu menekan laju inflasi,” tambahnya.
Diakhir sambutan ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondisi lingkungan agar tetap aman dan kondusif, serta berharap bantuan yang telah diberikan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.
“Dengan bantuan ini kami selaku pemerintah berharap kegiatan penyaluran tersebut dapat meringankan beban pengeluaran masyarakat, terutama di tengah kondisi perekonomian kita saat ini yang masih penuh tantangan,” tutupnya.
Adapun mekanisme penyaluran dilakukan melalui masing-masing kelurahan, dengan jadwal yang disesuaikan berdasarkan kesiapan di setiap wilayah. Pemerintah berharap distribusi ini dapat berjalan lancar dan tepat sasaran.
Diketahui, total bantuan beras yang disalurkan di Kota Pangkalpinang mencapai 13 ton. Setiap penerima mendapatkan 20 kilogram beras serta tambahan 4 liter minyak goreng merek Minyakita.







