Sosialisasi HAKI Resmi Dibuka, PLT Asisten Juhaini Tekankan Penguatan Ekonomi Kreatif

ALINEANEWS.ID – Pemerintah Kota Pangkalpinang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemajuan sektor ekonomi kreatif. Hal ini ditandai dengan dibukanya secara resmi kegiatan Sosialisasi Hak atas Kekayaan Intelektual (HAKI) oleh PLT Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Pangkalpinang, Juhaini, pada Rabu (28/05/2025), yang bertempat di Ruang Smart Room Center (SRC) Kantor Wali Kota Pangkalpinang.

Dalam sambutannya, Juhaini menegaskan pentingnya ekonomi kreatif sebagai salah satu pilar utama pembangunan ekonomi daerah.

Menurutnya, sektor ini memiliki kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, khususnya melalui pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menjadi tulang punggung sektor tersier.

“Mulai dari kuliner, industri fashion, musik, film hingga teknologi digital, para pelaku ekonomi kreatif telah berhasil mengangkat citra Pangkalpinang sebagai salah satu kota kreatif di Indonesia, dengan subsektor kuliner sebagai unggulan,” ujar Juhaini.

Namun, di balik perkembangan tersebut, tantangan besar masih menghantui, terutama terkait perlindungan karya dan inovasi dari ancaman pelanggaran hak kekayaan intelektual.

“Kita sering dihadapkan pada persoalan pembajakan, plagiarisme, dan eksploitasi karya tanpa izin. Hal ini tidak hanya merugikan pelaku ekonomi kreatif secara materi, tetapi juga meredam semangat inovasi dan produktivitas mereka,” lanjutnya.

Kegiatan sosialisasi HAKI ini, menurut Juhaini, merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya para pelaku industri kreatif, tentang pentingnya perlindungan hukum terhadap setiap karya dan ide yang dihasilkan.

“Setiap ide adalah aset. Setiap karya adalah kekayaan yang harus dilindungi secara hukum. Melalui sosialisasi ini, kami ingin membangun pemahaman bahwa kreativitas bukan hanya tentang berkarya, tetapi juga tentang menjaga hak atas hasil ciptaannya,” tegasnya.

Pemerintah Kota Pangkalpinang, lanjut Juhaini, berkomitmen penuh mendukung pertumbuhan ekosistem ekonomi kreatif yang sehat dan berdaya saing melalui dinas terkait. Sejumlah program dan kegiatan telah dirancang untuk memfasilitasi pelaku ekraf agar merasa aman, dihargai, dan mampu terus berkarya tanpa rasa khawatir.

“Kami meminta kepada seluruh peserta untuk memanfaatkan forum ini sebaik mungkin, memahami pentingnya HAKI, dan menerapkannya dalam praktik berkarya. Bersama-sama kita wujudkan Pangkalpinang sebagai kota kreatif yang berintegritas dan mampu bersaing di tingkat global,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *