ALINEANEWS.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Kepala Stasiun Meteorologi Pangkalpinang, Tri Agus Pramono, mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diprediksi melanda wilayah Kepulauan Bangka Belitung pada 19-21 Januari 2025.
Cuaca ekstrem tersebut diperkirakan berupa hujan lebat hingga sangat lebat, disertai angin kencang, petir, dan kilat. Kondisi ini dinilai berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, dan puting beliung.
Wilayah yang Diperkirakan Terdampak:
1. Kabupaten Bangka Barat
2. Kabupaten Bangka
3. Kabupaten Bangka Tengah
4. Kabupaten Bangka Selatan
5. Kota Pangkalpinang
6. Kabupaten Belitung
7. Kabupaten Belitung Timur
Menurut analisis dinamika atmosfer BMKG, sejumlah faktor mendukung terjadinya cuaca ekstrem di wilayah ini:
1. Anomali OLR (Outgoing Longwave Radiation): Nilai OLR negatif menunjukkan tutupan awan yang signifikan.
2. Gangguan Gelombang Atmosfer: Fenomena gelombang atmosfer Equatorial Rossby meningkatkan potensi hujan lebat.
3. Belokan dan Konvergensi Angin: Terpantau adanya belokan angin (shearline) dan perlambatan kecepatan angin yang mendukung pembentukan awan hujan.
4. Kelembaban Udara:
– RH (Relative Humidity) pada lapisan atmosfer menunjukkan kondisi sangat lembab, mulai dari lapisan bawah (850 hPa) hingga lapisan atas (500 hPa).
– Kondisi ini memperkuat peluang pertumbuhan awan hujan.
5. Kondisi Atmosfer Lokal: Analisis udara atas menunjukkan atmosfer yang labil, mendukung perkembangan cuaca buruk.
BMKG mengimbau masyarakat dan instansi terkait untuk tetap waspada, siaga, dan memprioritaskan keselamatan. Masyarakat diminta:
– Menghindari aktivitas di wilayah rawan bencana, seperti daerah rendah yang berpotensi banjir.
– Selalu memantau perkembangan informasi cuaca melalui saluran resmi BMKG.
“Masyarakat harus waspada terhadap hujan lebat yang berpotensi menyebabkan banjir, banjir bandang, dan puting beliung. Hindari aktivitas di wilayah rawan bencana dan terus pantau informasi cuaca dari BMKG,” ujar Tri Agus Pramono.
BMKG turut menyertakan peta analisis cuaca, kelembaban udara, dan pergerakan angin sebagai dasar informasi prakiraan ini. Diharapkan informasi ini dapat membantu masyarakat mengambil langkah antisipasi untuk meminimalkan risiko akibat cuaca ekstrem.
Saluran Informasi Resmi BMKG:
•Website:https://cuaca.bmkg.go.id
•WhatsApp: 08127175692
•Facebook: Stasiun Meteorologi Pangkalpinang
•Instagram: @infobmkgpkp
•Aplikasi: InfoBMKG
Tetap Siaga dan Utamakan Keselamatan!













