ALINEANEWS.ID – Pada tanggal 20 Oktober 2024, Desa Badau merayakan hari jadinya yang ke-171 dengan serangkaian acara selama lima hari. Mengusung tema “Melestarikan Budaya, Menggerakan Inovasi Berdaya Saing, dan Terdepan”.
Acara yang diselenggarakan dengan meriah di Simpang Badau ini melibatkan seluruh lapisan masyarakat, termasuk mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Bangka Belitung yang tergabung dalam kepanitiaan.
Perayaan ini secara resmi dibuka pada tanggal 16 Oktober 2024 dengan sambutan dari pemerintah desa dan tokoh masyarakat, selain itu juga ada pembukaan bazar UMKM yang ikut meramaikan acara peringatan tersebut. Pada tanggal 17 Oktober, warga Desa Badau bergabung dengan mahasiswa KKN-T untuk berziarah ke Makam Raja Badau untuk memberikan penghormatan.
Berbagai perlombaan diadakan untuk memeriahkan acara tersebut. Lomba-lomba tersebut antara lain lomba tari kreasi, lomba karaoke, lomba fashion show, lomba ngejungak (bercerita), dan berbagai macam lomba tradisional yang menampilkan budaya lokal. Penyelenggaraan lomba-lomba ini tidak hanya memberikan hiburan, namun juga mempererat persaudaraan antar warga dan mewariskan budaya lokal.
Puncak acara diadakan pada tanggal 20 Oktober, diawali dengan jalan santai berhadiah yang diikuti oleh banyak warga, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Pada malam harinya, upacara pembagian hadiah dan pemberian penghargaan kepada pelestari nanas dan parang, kemudian acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng untuk melambangkan umur panjang Desa Badau. Perayaan ditutup dengan pesta kembang api yang spektakuler dari tiga lokasi yang berbeda, menerangi langit Desa Badau saat malam tiba.
Mahasiswa KKN-T dari Universitas Bangka Belitung terlibat aktif dalam penyelenggaraan acara selama lima hari mulai dari persiapan hingga pelaksanaan. Partisipasi mereka memberikan energi dan kreativitas baru dalam rangkaian acara ulang tahun Desa Badau yang ke-171 ini.
Diharapkan dengan suksesnya perayaan ini, tradisi perayaan hari jadi Desa Badau akan terus berlanjut dan mempererat persatuan serta kecintaan terhadap budaya dan sejarah desa yang kaya ini.







