Pj Gubernur Babel Suganda Hadiri Pengukuhan Paguyuban Warga Sunda Bangka Belitung

ALINEANEWS.COM – “Paguyuban Pansundan Jaya, Jaya, Jaya.”

Begitulah teriakan yang menggema saat acara Pengukuhan dan Pelantikan Paguyuban Warga Sunda yang digelar di Hotel Santika Bangka, Jumat (27/10/2023).

Acara bertemakan “Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh” ini dinilai sebagai salah satu momen penting pelestarian dan pengembangan budaya Sunda.

Juga menjadi panggung inspiratif bagi masyarakat untuk lebih mencintai dan melestarikan budaya warisan leluhur tersebut.

Sebelum acara dimulai, Paguyuban Warga Sunda menampilkan pergelaran adat Jawa Barat, yaitu Tari Lengser yang merupakan kesenian khas Sunda, berupa pertunjukan untuk menghibur tamu undangan.

Pj Gubernur Bangka Belitung Suganda Pandapotan Pasaribu, Kepala Kejati Babel Asep Maryono, perwakilan Polda Babel dr Taufik, perwakilan Korem Garuda Jaya 045 Babel Mayor Salim, hadir pada kesempatan tersebut.

Suganda memberikan apresiasi kepada peserta acara dan bangga dapat hadir di tengah masyarakat Sunda di Babel.

“Selamat telah menjadi bagian di Bumi Serumpun Sebalai, semoga dengan kehadiran Paguyuban Warga Sunda ini dapat memberikan keanekaragaman di Provinsi Bangka Belitung,” kata Suganda.

Suganda menambahkan, Paguyuban Warga Sunda ini dapat bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung jalannya pesta demokrasi Pemilu 2024 mendatang.

“Menjadi kebanggaan kita dapat bersatu dalam keanekaragaman ini. Semoga dengan hadirnya Paguyuban Warga Sunda di Bangka Belitung dapat bersinergi dengan pemerintah daerah untuk menjadikan Bangka Belitung lebih maju serta menciptakan suasana keakraban dan hidup berdampingan,” ungkap suganda.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Pengurus Paguyuban Warga Sunda Bangka Belitung Taufik Hidayat mengatakan hadirnya warga Sunda di Bangka Belitung sudah ada sejak zaman dahulu.

Mereka ada di Bangka Belitung sejak adanya program transmigrasi oleh pemerintah dan jumlahnya pun cukup banyak.

“Jumlah warga Sunda yang tersebar di Bangka Belitung ada ribuan, pekerjaannya beragam, ada yang bertani, berdagang, pejabat sipil, dan lain-lainnya,” kata Taufik.

Disebutkan Taufik, pada 25 Oktober 2023 lalu dengan dibentuknya paguyuban ini bertujuan untuk memupuk rasa persaudaraan sesama warga Sunda.

Dia menambahkan, dengan adanya paguyuban ini menjadi rumah bersama untuk dapat berkumpul dan silaturahmi.

“Semoga dengan terbentuknya paguyuban ini kita dapat menjaga dan memelihara budaya kita, terutama untuk bisa saling membantu sesama dan berbagi informasi,” harap Taufik. (alineanews/iqbal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *