Dalam 30 Hari, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang Tancap Gas Wujudkan Fondasi “Pangkalpinang Smart”

ALINEANEWS.ID – Memasuki 30 hari kerja pertama, Wali Kota Pangkalpinang Prof. Saparudin bersama Wakil Wali Kota Dessy Ayutrisna langsung bergerak cepat menyiapkan fondasi pembangunan menuju “Pangkalpinang Smart”. Sejak hari pertama menjabat, keduanya fokus melakukan penguatan internal, penyatuan visi, serta penajaman program di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam satu bulan awal pemerintahan, sejumlah langkah strategis dijalankan, mulai dari konsolidasi arah pembangunan, perbaikan ritme kerja birokrasi, hingga memastikan seluruh OPD bekerja lebih produktif dan selaras dengan visi pembangunan kota.

Tidak hanya penguatan internal, Wali Kota dan Wakil Wali Kota juga mulai mengeksekusi program berbasis lapangan yang telah ditetapkan sebagai prioritas 100 hari kerja. Program-program tersebut menyentuh berbagai sektor utama seperti pelayanan publik, sosial, pendidikan, ekonomi, hingga penataan lingkungan.

Program Prioritas 100 Hari Kerja

1. Pembebasan Denda PBB-P2

Pemerintah Kota memberikan pembebasan piutang pokok dan denda PBB-P2 mulai 15 Oktober hingga 30 November 2025 sebagai upaya mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

2. Gotong Royong Atasi Banjir

Pemkot kembali menggerakkan budaya gotong royong dengan melibatkan lurah, camat, OPD, dan masyarakat untuk menjaga kebersihan kota serta memperkuat upaya pencegahan banjir.

3. PKP Siap Kerja

Sebanyak 32 generasi muda mendapat pelatihan keterampilan kerja dan sertifikasi kompetensi sesuai SKKNI melalui kerja sama dengan BPVP Belitung, Kementerian Ketenagakerjaan RI.

4. Bantuan Pendidikan

Pemerintah memberikan beasiswa dan perlengkapan sekolah kepada 1.041 siswa dari jenjang PAUD, SD, SMP hingga Pendidikan Nonformal.

5. Peduli Lansia

Pemkot mempercepat pembangunan Gedung Geriatri di RSUD Depati Hamzah sebagai pusat layanan kesehatan ramah lansia yang membutuhkan perawatan berkelanjutan.

Program Penunjang yang Dipercepat

1. Bersih Pasar

Penataan kawasan Pasar Ratu Tunggal dan relokasi pedagang ayam dilakukan demi memperlancar arus kendaraan serta menjaga kebersihan lingkungan.

2. Cegah Banjir

Wali Kota dan Wakil Wali Kota meninjau lima titik rawan banjir dan memberi instruksi langsung kepada lurah, camat, serta perangkat daerah untuk melakukan langkah pencegahan cepat.

3. Peduli Ibu dan Anak

Program Gerakan Ibu Hamil Sehat dijalankan untuk memastikan kesehatan ibu hamil, pemenuhan gizi, dan pencegahan stunting.

4. Tanggap Masyarakat

Pemkot merespons cepat laporan kerusakan jalan dan titik rawan kecelakaan melalui perbaikan oleh Dinas PUPR.

5. Kesejahteraan Sosial

Sebanyak 183 keluarga penerima manfaat menerima bantuan ATENSI dari Kementerian Sosial, termasuk lansia, penyandang disabilitas, dan anak yatim piatu.

6. Dukung Ekonomi Kreatif

Festival Gema Ekonomi Kreatif (Gemekraf) 2025 digelar sebagai wadah promosi bagi 100 pelaku UMKM, seniman, dan generasi kreatif Pangkalpinang.

Tiga puluh hari pertama ini menjadi pijakan awal Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam menuntaskan program 100 hari kerja. Sejumlah capaian tersebut menjadi komitmen Wali Kota dan Wakil Wali Kota untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik, memperkuat kesejahteraan masyarakat, serta menata kota secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed