ALINEANEWS.ID – Mewakili Penjabat Wali Kota Pangkalpinang, Akhmad Subekti menghadiri kegiatan Santunan Dhuafa dan Pembinaan Mualaf yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pangkalpinang, Kamis (26/06/2025). Kegiatan yang berlangsung di Kantor Baznas Pangkalpinang ini turut dihadiri para mustahik penerima manfaat zakat, serta sejumlah tokoh masyarakat dan unsur pemerintahan.
Dalam sambutannya, Akhmad Subekti menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang dinilainya sebagai bentuk kepedulian sosial dan semangat berbagi terhadap sesama. Ia juga mengapresiasi peran Baznas dalam menyalurkan zakat secara tepat sasaran kepada mereka yang benar-benar membutuhkan.
“Alhamdulillah, hari ini Baznas kembali menyalurkan zakat kepada mereka yang berhak, yakni kaum dhuafa, orang yang kurang mampu, dan para mualaf. Ini adalah bukti nyata dari manfaat zakat yang dihimpun dari para muzaki, termasuk aparatur sipil negara (ASN) yang rutin menunaikan zakat sebesar 2,5 persen dari penghasilan mereka,” ujarnya.
Subekti mengungkapkan bahwa dalam kegiatan kali ini, sebanyak 473 orang kaum dhuafa dan 13 orang mualaf menerima bantuan dan pembinaan dari Baznas. Ia menyebutkan, langkah ini sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Baznas memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Pemerintah Kota Pangkalpinang berkomitmen untuk terus mendukung program-program sosial semacam ini demi mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh lapisan masyarakat,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, Subekti juga menyampaikan harapannya agar Baznas Kota Pangkalpinang senantiasa menjaga amanah para muzaki dan terus meningkatkan kualitas penyaluran zakat agar lebih luas dan merata.
“Kami berharap ke depan Baznas semakin dipercaya masyarakat dan mampu menjangkau lebih banyak penerima manfaat. Sinergi antara pemerintah dan Baznas adalah kunci dalam membangun kota yang sejahtera dan berkeadilan,” tutupnya.
Kegiatan tersebut ditutup dengan penyerahan simbolis santunan kepada para mustahik, serta sesi pembinaan dan motivasi bagi para mualaf agar lebih mantap dalam menjalani kehidupan beragama dan sosial di tengah masyarakat.







