ALINEANEWS.COM – Jelang Pilkada tahun 2024, Pemerintah Kota Pangkalpinang lakukan Rapat Koordinasi Penanganan Konflik Kota Pangkalpinang Tahun 2024.
Dipimpin langsung oleh Asisten Pemerintah dan Kesera, Akhmad Subekti yang hadir mewakali Pj Wali kota Pangkalpinang.
“Kegiatan ini menindaklanjuti hasil rapat Forkopimda sebelumnya terkait Antisipasi Jelang Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur, serta Wali kota dan Wakil wali kota,” Ungkap Akhmad Subekti dalam rapat koordinasi yang dilaksakan di Smart Room Center (SRC) kantor Wali kota Pangkalpinang, Jumat (07/06/2024).
Ia juga berharap masing-masing pihak dapat menjelaskan antisipasi apa saja yang perlu diperisapkan terkait Pilkada mendatang.
“Untuk itu, hari ini saya berharap jika ada hal-hal yang berpotensi konflik yang tidak terbaca oleh kami, tolong disampaikan, semoga apa yang telah menjadi pembahasan dapat terselesaikan, dan juga tidak banyak terjadinya konflik di lingkungan masyarakat,” jelasnya.
Kemudian selaku anggota KPU kota Pangkalpinang, Muhammad menyampaikan bahwa pihaknya saat ini sudah memasuki tahapan syarat dukungan calon perseorangan.
Ia juga menyampaikan bahwa untuk pencalonan perseorangan di Bangka belitung hanya ada di wilayah Pangkalpinang.
“Karena rapat koordinasi ini berkaitan dengan antisipasi konflik, yang dimana seperti kita ketahui kemarin ada konflik jumlah suara anggota, yang menjadi fokus kita mendatang adalah bagaimana cara mengambil tindakan preventif dan mengedepankan aturan dan regulasi,” Ujar Muhammad.
Ia juga berharap, dengan adanya rapat antisipasi jelang pilkada ini dapat menjadi langkah pecegahan konflik serta menciptakan Pilkada yang jujur, aman dan sesuai dengan ke inginan bersama.
“Kami berharap kedepannya tidak ada lagi konflik apapun jelang Pilkada mendatang, dan semua seluruh stakeholder dapat terus berkoordinasi agar dapat membuat kota Pangkalpinang kita lebih konklusif,” ungkap Muhammad.
Pada kesempatan selanjutnya, Selaku Kordiv Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu kota Pangkalpinang, Dian Bastari menyampaikan bahwa dengan adanya rakor antisipasi diharapkan dapat terus menjaga koordinasi seperti ini antara Pemerintah dan Penyelenggara.
“Terkait antisipasi konflik, Kami bawaslu Pangkalpinang dalam menjelang Pilkada mendatang akan mengedepankan pencegahan, solusinya harus seperti apa, jika masalahnya kecil kita redamkan, bukan berarti kita abaikan, untuk itu kami berharap koordinasi seperti ini dapat tetap terjaga,” Ungkap Dian.
Dan tentu nantinya baik Bawaslu Provisi dan KPU Provinsi akan menyiapkan bimtek kembali dalam menyambut Pilkda mendatang.
Diketahui, kegiatan tersebut juga turut dihadiri oleh, Perwakilan Dandim 0413, Kejaksaan Negeri Pangkalpinang, Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang, Kepala Kesbangpol kota Pangkalpinang, dan juga Kepala BNN Pangkalpinang.













