Disnaker Tingkatkan Kompetensi 55 Peserta Melalui Program Pelatihan Kerja

PANGKALPINANG, ALINEANEWS.ID – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) kota Pangkalpinang terus mendorong peningkatan kompetensi dan produktivitas masyarakat melalui Program Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja. Program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah kota dalam mempersiapkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Amrah Sakti, mengatakan pelatihan kerja dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pemerintah membuka dan memperluas kesempatan masyarakat untuk meningkatkan kemampuan, baik dalam mencari pekerjaan maupun mengembangkan usaha secara mandiri.

Menurutnya, perkembangan dunia kerja menuntut tenaga kerja memiliki kompetensi yang memadai. Karena itu, pelatihan tidak hanya diarahkan pada pemberian pengetahuan, tetapi juga pembentukan keterampilan yang dapat diterapkan secara langsung sesuai bidang masing-masing.

“Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi peserta sehingga mereka dapat memanfaatkan peluang yang ada, baik untuk bekerja maupun berwirausaha,” ujar Amrah.

Dalam pelaksanaannya, sebanyak 55 peserta mengikuti program pelatihan yang terbagi dalam tiga bidang kompetensi. Peserta mendapatkan pembekalan sesuai dengan bidang yang diikuti, sehingga diharapkan mampu memiliki keterampilan yang dapat menjadi bekal memasuki dunia kerja.

Amrah menjelaskan, keberadaan program pelatihan juga diharapkan dapat menjadi jembatan bagi masyarakat dalam memperoleh pekerjaan. Dengan kompetensi yang dimiliki, peserta diharapkan memiliki daya saing yang lebih baik sekaligus memenuhi kebutuhan keterampilan yang dibutuhkan oleh dunia usaha dan dunia industri.

Selain mendapatkan keterampilan, peserta juga akan diarahkan untuk mengikuti tahapan uji kompetensi setelah seluruh rangkaian pelatihan selesai. Uji kompetensi tersebut dilakukan sesuai dengan bidang yang diikuti masing-masing peserta.

“Setelah pelatihan selesai, nantinya akan dilaksanakan uji kompetensi sesuai dengan bidang masing-masing,” katanya.

Melalui tahapan tersebut, kemampuan peserta dapat diukur berdasarkan kompetensi yang telah dipelajari selama mengikuti pelatihan. Sertifikat kompetensi yang diperoleh juga diharapkan dapat menjadi salah satu dokumen pendukung bagi peserta ketika mencari pekerjaan maupun mengembangkan usaha.

Disnaker berharap program pelatihan kerja dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperluas kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan.

Pemerintah juga mendorong para peserta agar dapat memanfaatkan seluruh materi dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan secara optimal. Dengan demikian, pelatihan tidak berhenti pada kegiatan pembelajaran, tetapi dapat memberikan dampak terhadap peningkatan produktivitas dan kemandirian peserta di tengah persaingan dunia kerja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *