ALINEANEWS.ID – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pangkalpinang, Mie Go, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral dalam rangka Operasi Mantap Praja Menumbing 2025 yang digelar di Aula Polresta Pangkalpinang, Rabu (03/06/2025). Rapat ini merupakan bagian dari persiapan menjelang pelaksanaan Pilkada ulang yang dijadwalkan berlangsung pada tahun 2025 di Kota Pangkalpinang.
Rakor tersebut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta stakeholder terkait, yang bersama-sama membahas sejumlah aspek teknis dan strategis menjelang pelaksanaan pesta demokrasi tersebut.
Dalam sesi wawancara Sekda Mie go menyampaikan bahwa fokus utama diskusi tersebut meliputi kesiapan Daftar Pemilih Tetap (DPT), kesiapan penyelenggara, serta evaluasi pelaksanaan pilkada sebelumnya sebagai bahan perbaikan ke depan.
“Rapat koordinasi ini membahas kesiapan kita dalam menyambut Pilkada ulang di Kota Pangkalpinang tahun 2025. Evaluasi terhadap kondisi sebelumnya menjadi bahan penting untuk perbaikan ke depannya. Kita juga menegaskan komitmen netralitas ASN serta menjaga kondusifitas kota baik sebelum maupun sesudah Pilkada,” ujar Mie Go kepada awak media usai acara.
Terkait dengan anggaran, Sekda Mie Go mengungkapkan bahwa Pemkot Pangkalpinang telah menyalurkan anggaran tahap pertama kepada pihak penyelenggara dan akan melanjutkan ke tahap kedua pada bulan Juni ini.
“Anggaran tahap dua nantinya akan difokuskan untuk mendukung kebutuhan operasional pelaksanaan Pilkada. Dan untuk dukungan keamanan, koordinasi dengan TNI dan Polri sudah berjalan, dan personel akan dikerahkan menjelang pelaksanaan Pilkada,” tambahnya.
Mie Go juga menyebutkan bahwa Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga telah memberikan bantuan dana sebesar Rp2,5 miliar. Meski demikian, pihaknya masih menunggu kejelasan lebih lanjut terkait waktu penyalurannya.
“Pemkot Pangkalpinang siap menyelenggarakan Pilkada ulang ini. Meskipun dalam kondisi keuangan defisit, kami pastikan tidak ada pengurangan belanja pegawai, baik untuk PHL, P3K, maupun ASN,” tegasnya.
Sementara itu, Wakapolresta Pangkalpinang, AKBP Rendra Oktha Dinata, menyatakan bahwa pada beberapa hari yang lalu pihaknya telah menggelar rapat koordinasi internal guna mempersiapkan pengamanan secara menyeluruh untuk Pilkada 2025.
“Pada Senin yang lalu kami telah melakukan Taktikal Floor Game (TFG) bersama seluruh stakeholder terkait yang dimana kami mengambil pelajaran dari pengalaman sebelumnya agar pengamanan kali ini bisa lebih baik,” ujar Wakapolresta.
Beliau menambahkan, sebanyak 427 personel akan dikerahkan untuk mengamankan seluruh tahapan Pilkada, mulai dari proses pendaftaran pada 26 Juli, masa kampanye, masa tenang, hari pencoblosan, hingga proses rekapitulasi suara.
“Kami berharap pelaksanaan Pilkada ulang tahun 2025 ini berjalan lancar dan partisipasi pemilih dapat meningkat dibanding pelaksanaan sebelumnya. Dan untuk daerah-daerah yang dinilai rawan konflik juga sudah kami petakan dan akan mendapat pengawasan ketat. Kami berkomitmen memastikan Pilkada ulang ini berlangsung aman, tertib, dan bebas dari penyalahgunaan,” pungkasnya.







