ALINEANEWS.ID – Asisten Pemerintahan dan Kesra Kota Pangkalpinang, Akhmad Subekti, menghadiri kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh SD Islam Al Azhar 71 Pangkalpinang pada Selasa (27/05/2025). Acara ini berlangsung di Gedung Graha Kasih ISB Atma Luhur dan turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang.
Mengangkat tema “Bumi untuk Kita, Kita untuk Bumi”, kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata implementasi pendidikan karakter di lingkungan sekolah.
Dalam sambutannya, Akhmad Subekti menyampaikan apresiasinya kepada SD Islam Al Azhar 71 atas komitmen dan inisiatif mereka dalam mendukung pembentukan karakter pelajar melalui program P5.
“Tema ini sangat relevan dengan kondisi saat ini dan menunjukkan bahwa pendidikan karakter sudah menjadi bagian penting dalam proses belajar-mengajar di sekolah ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa Projek P5 merupakan salah satu program strategis pemerintah dalam membentuk pelajar Indonesia yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, mandiri, gotong royong, bernalar kritis, serta memiliki semangat kebhinekaan global.
Menurutnya, program ini menempatkan siswa bukan hanya sebagai objek pembelajaran, tetapi sebagai subjek aktif dalam proses pendidikan.
Subekti juga mengungkapkan bahwa SD Islam Al Azhar 71 telah menerapkan pendekatan pendidikan serupa sejak lama melalui program P3MA, yang selaras dengan nilai-nilai dalam P5.
“Saya sudah dua kali hadir di sini, dan ini bentuk apresiasi Pemerintah Kota Pangkalpinang atas dedikasi SD Islam Al Azhar 71. Ini salah satu sekolah swasta terbaik di kota ini,” katanya.
Ia juga mengakui bahwa tantangan utama dalam penerapan P5 di sekolah negeri adalah keterbatasan anggaran. Berbeda dengan sekolah swasta seperti Al Azhar, yang memiliki sumber daya lebih besar karena didukung penuh oleh orang tua siswa.
“Di Al Azhar, siswa bisa memilih dari lebih dari 20 ekstrakurikuler yang disediakan. Ini menunjukkan keseriusan mereka dalam membentuk anak-anak yang unggul, kreatif, dan mandiri,” lanjutnya.
Akhmad Subekti berharap, apa yang dilakukan SD Islam Al Azhar 71 dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain, khususnya sekolah negeri, untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan karakter.
Ia mengajak seluruh pihak untuk menjadikan pendidikan sebagai sarana membentuk generasi berintegritas dan berjiwa Pancasila.
“Pemerintah Kota Pangkalpinang sangat mendukung semua upaya yang memperkuat karakter dan kompetensi siswa. Mari bersama-sama membentuk generasi yang peduli lingkungan dan berkontribusi bagi bangsa,” pungkasnya.











