ALINEANEWS.ID – Asisten Administrasi Umum Kota Pangkalpinang, Agus Fendi, menghadiri sekaligus membuka secara resmi Musyawarah Cabang (Muscab) ke-VIII Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Kota Pangkalpinang pada Sabtu (24/05/2025).
Kegiatan ini berlangsung di Bangka City Hotel Pangkalpinang dengan mengusung tema “Satukan Langkah dalam Transformasi Kesehatan untuk Penguatan Pelayanan Berkesinambungan Berbasis Bukti”.
Dalam sambutannya, Agus Fendi menyampaikan apresiasinya atas inisiatif IBI Cabang Pangkalpinang dalam menyelenggarakan kegiatan yang dinilai strategis untuk memperkuat pelayanan kesehatan di daerah.
“Saya ucapkan apresiasi kepada IBI Cabang Pangkalpinang yang telah menginisiasi kegiatan ini. Tema yang diusung sangat relevan, yakni menyatukan langkah dalam transformasi kesehatan untuk pelayanan berkelanjutan berbasis bukti,” ungkap Agus Fendi.
Lebih lanjut, Agus memberikan motivasi kepada seluruh peserta yang hadir dengan menekankan pentingnya menjaga integritas dan mentalitas positif dalam menjalani profesi.
Ia juga menyoroti peran strategis bidan dalam sistem kesehatan, khususnya dalam membantu proses persalinan yang menjadi bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia sejak dini.
“Profesi bidan menuntut keikhlasan yang tinggi, karena dari tangan merekalah lahir anak-anak bangsa. Kita patut bersyukur atas pengabdian para bidan yang telah banyak membantu proses kelahiran di negeri ini,” tambahnya.
Agus Fendi berharap melalui Muscab ini, transformasi pelayanan IBI di Kota Pangkalpinang dapat terus ditingkatkan, serta menegaskan bahwa integritas dan kompetensi menjadi kunci utama dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal.
“Kami berharap seluruh jajaran pengurus yang terpilih nanti dapat bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah kota demi peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat,” harapnya.
Sementara itu, Ketua IBI Cabang Kota Pangkalpinang, Nurkumala, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Muscab ini merupakan momentum evaluasi dan penyusunan program kerja strategis organisasi ke depan. Ia juga menyampaikan bahwa pemilihan ketua baru akan menjadi bagian dari agenda kegiatan.
“Transformasi kesehatan tidak akan berjalan tanpa keterlibatan aktif para bidan, khususnya dalam pelayanan ibu dan anak. Praktik berbasis bukti sangat penting karena dampaknya langsung terhadap keselamatan dan kualitas kesehatan masyarakat,” jelas Nurkumala.
Saat ini, IBI Cabang Pangkalpinang memiliki 342 anggota aktif dan terbagi dalam 12 ranting yang tersebar di berbagai wilayah Kota Pangkalpinang. Nurkumala mengajak seluruh anggota untuk terus meningkatkan solidaritas dan mendukung program-program pemerintah, dengan fokus utama pada keselamatan pasien dan peningkatan kompetensi.
Ia juga berharap Pemerintah Kota Pangkalpinang dapat memberikan dukungan dalam bentuk izin belajar atau tugas belajar bagi para bidan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan.
“Mari satukan langkah untuk menciptakan pelayanan kesehatan berkelanjutan berbasis bukti. Kami berharap kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk kemajuan IBI dan pelayanan kesehatan di Kota Pangkalpinang,” tutup Nurkumala.













