ALINEANEWS.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang berikan apresiasi atas peran Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pangkalpinang dalam penyediaan data untuk Pembangunan.
Hal tersebut disampaikan oleh PLT. Asisten Perekonomian dan Pembangunan kota Pangkalpinang Juhaini pada kegiatan Rilis Berita Resmi Statistik (BRS) November 2024 oleh BPS Kota Pangkalpinang, Senin (02/12/2024).
Juhaini menyampaikan bahwa data yang dihasilkan oleh BPS sangat penting sebagai landasan dalam pembangunan di wilayah kota Pangkalpinang.
Selain itu, data yang disediakan oleh BPS juga dinilai menjadi fondasi penting dalam pengambilan keputusan strategis oleh pemerintah.
“Data yang dihasilkan oleh BPS tidak hanya berperan penting dalam perencanaan pembangunan, tetapi juga menjadi alat utama untuk mengevaluasi keberhasilan berbagai program pemerintah.
Data statistik yang akurat dan terkini sangat diperlukan untuk mendukung pengambilan kebijakan strategis di bidang pembangunan serta keputusan ekonomi makro di wilayah Kota Pangkalpinang, dengan tujuan akhir meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya saat memberikan sambutan.
Lebih lanjut, dirinya berharap agar BPS terus berinovasi, terutama dalam pemanfaatan teknologi digital untuk pengumpulan dan pengolahan data. Dengan demikian, penyediaan data dapat dilakukan lebih cepat, efisien, dan tetap menjaga akurasi tinggi.
“Kami Pemerintah Kota Pangkalpinang mengharapkan Badan Pusat Statistik (BPS) kota Pangkalpinang untuk terus berperan penting sebagai pusat rujukan utama dalam menyediakan data yang akurat, terpercaya, dan relevan untuk berbagai aspek pembangunan,” lanjutnya.
Untuk diketahui, Inflasi bulan November di wilayah Kota Pangkalpinang tercatat sebagai berikut
1. Month-to-Month (m-to-m): 0,03 persen.
2. Year-to-Year (y-on-y): 0,65 persen.
3. Year-to-Date (y-to-d): 0,50 persen.
Perubahan harga m-to-m pada bulan November menunjukkan kenaikan yang relatif kecil namun masih tetap positif.
Inflasi Year-on-Year (y-on-y) pada bulan November 2024 tercatat sebesar 0,65 persen dengan indeks harga konsumen (IHK) Sebesar 104,56, menunjukkan tren positif, namun masih berada di bawah 1 persen sejak bulan September 2024.
Inflasi y-on-y terjadi kenaikan harga yang ditujukan oleh naiknya indeks dihampir seluruh kelompok pengeluaran, yaitu :
1. kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,94 Persen.
2. Kelompok Pakaian dan alas kaki sebesar 0,88 persen.
3. Kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,50 Persen.
4. Kelompok kesehatan sebesar 1,24 Persen.
5. Kelompok Transportasi sebesar 0,41 Persen.
6. Kelompok informasi, komunikasi dan jasa keungan sebesar 0,05 Persen.
7. Kelompok rekresasi, olahraga dan budaya sebesar 3,01 Persen.
8. Kelompok Pendidikan sebesar 0,92 Persen
9. Kelompok penyedia makanan dan minuman/restoran sebesar 0,63 Persen.
10. Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 1,48 Persen.
Pada kesempatan selanjutnya, Kepala BPS kota Pangkalpinang Dewi Savitri menyampaikan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas data yang dihasilkan.
“Kami berupaya memastikan bahwa setiap data yang kami hasilkan dapat dipercaya dan relevan dengan kebutuhan pembangunan. Dukungan dari pemerintah dan masyarakat sangat penting untuk mendukung kami mewujudkan hal tersebut,” ujar Dewi Savitri.
Dikatakan, Dewi Savitri melalui kegiatan ini diharapkan informasi tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, baik dalam memantau pergerakan harga barang dan jasa, maupun memperluas wawasan terkait Indeks Harga Konsumen (IHK) di wilayah Kota Pangkalpinang.







