ALINEANEWS.ID – Asisten Pemerintahan dan Kesra Akhmad Subekti buka Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) 7 Kota Pangkalpinang yang dilaksanakan oleh Dewan Pengurus Cabang Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kota Pangkalpinang.
Dalam sambutannya Akhmad Subekti memberikan apresiasi penuh atas kegiatan yang mengusung tema “Membumikan Olahraga dan Seni, Menghantar Generasi Emas Menuju Pangkalpinang Pangkal Kemenangan”.
Beliau menekankan pentingnya sikap disiplin sebagai kunci untuk meraih kesuksesan. Menurutnya, disiplin yang dibentuk sejak dini akan membantu para peserta untuk menjadi juara sejati di setiap cabang yang mereka ikuti.
“Mulai semenjak dini terapkanlah sikap disiplin diri, dimulai dari kecil agar bisa menjadi juara sejati disetiap cabang yang kalian ikuti,” ungkap Akhmad Subekti saat memberikan sambutan, Sabtu (19/10/2024).
Di kesempatan yang sama, Kepala Kemenag Kota Pangkalpinang, Firmantasi, mengatakan bahwa PORSADIN ke-7 ini disajikan lebih istimewa dibandingkan PORSADIN sebelumnya.
Dimana, (Porsadin) kali ini bertepatan dengan Hari Santri pada tanggal 22 Oktober nanti, yang kegiatan acaranya sudah dimulai pada tanggal 15 Oktober dan puncaknya pada 22 Oktober nanti.
“Juara 1 dari masing-masing cabang akan mewakili Kota Pangkalpinang di tingkat Provinsi Kepulauan Babel pada bulan November 2025 mendatang,” tutupnyanya.
Diketahui, PORSADIN ke-7 ini diikuti oleh 335 peserta dari 48 Madrasah Diniyah (Madin) di seluruh Kota Pangkalpinang.
Terdapat 15 cabang yang diperlombakan, di antaranya :
1.Tahfiz Juz Amma
2.MQK Safinatunnajah
3.Cerdas Cermat Diniyah,
4.Pidato Bahasa Indonesia,
5.Pidato Bahasa Arab,
6.MTQ,
7Murotal Wal Imla’,
8.Kaligrafi,
9.Puisi Islami,
10.Lari Sprint 80 Meter,
11.Bulu Tangkis Single,
12.Bulu Tangkis Double,
13.Tenis Meja Single,
14.Tenis Meja Double,
15.dan Catur Cepat.
Dengan semangat yang tinggi dan dukungan masyarakat, PORSADIN ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah untuk mengembangkan potensi seni dan olahraga di kalangan santri, membentuk generasi emas yang siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi.







