ALINEANEWS.ID – Penjabat (Pj) Wali Kota Pangkalpinang Budi Utama menegaskan angka kemiskinan ekstrem di Kota Pangkalpinang berhasil turun hingga diangka nol persen.
Hal tersebut dikatakan Pj Wali kota Pangkalpinang Budi Utama saat kegiatan Acara Rapat Koordinasi Pelaporan Hasil Pelaksanaan Verifikasi dan Validasi P3KE Desil 1 Kemiskinan Ekstrem Kota Pangkalpinang, Senin (09/08/2024).
“Hari ini sudah diputuskan bersama bahwa tidak ada kemiskinan ekstrem di wilayah Kota Pangkalpinang,” Ungkap Budi Utama seusai rapat koordinasi pelaporan hasil pelaksanaan verifikasi dan validasi P3KE desil 1 kemiskinan ekstrem di ruang rapat Bapperida.
Budi menyatakan, hasil nol persen tersebut didapatkan melalui beberapa tahapan-tahapan, yang kemudian diselesaikan melalui rapat untuk verifikasi dan validasi serta penerapan penyasaran, dan percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem.
Apalagi program pengentasan kemiskinan ekstrem tersebut menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah kota.
“Kami sangat serius dalam menangani kemiskinan ekstrem ini, untuk itu kami juga sudah mengambil sampel di Kelurahan Sriwijaya beberapa waktu lalu dengan melakukan tinjauan langsung, namun setelah kita cek, dengan hasil tersebut bahwa mereka tidak layak lagi dikatakan kemiskinan ekstrem,” ujarnya.
Selanjutnya, Pj Wali kota Pangkalpinang berkomitmen akan terus mengawal, menjaga dan memonitor sekitar 3000an jiwa penduduk agar angka ini tidak naik. Dia menyebut, upaya-upaya yang telah dilakukan untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem salah satunya dengan pemberian bantuan usaha.
Beliau menambahkan, jika kota Pangkalpinang juga telah dinobatkan sebagai kota kreatif dari Kemenparekraf, yang dimana akan berfokus pada event-event bergerak di bidang jasa, perdagangan maupun event industri olahan.







