ALINEANEWS.COM – Kapal KM Lintas Armada Nusantara terbalik di kawasan area Pelabuhan Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Minggu (07/07/2024) dini hari pukul 03.30 WIB.
I Made Oka Astawa selaku Kakansar Pangkalpinang mengungkapkan bahwa, dimana kapal barang tersebut diduga tersangkut oleh salah satu jangkar KM Sentosa 12 yang pada saat itu sedang berlabuh.
Dengan mengangkut 13 ABK dan 400.000 Kilogram lebih pupuk serta dalam situasi kondisi arus muara sedang surut deras.
“Dari informasi yang didapat dari ABK kapal kalau kondisi arus saat terjadinya kejadian tersebut sedang mengalami kondisi surut.
Jadi menyebabkan kapal KM lintas Armada Nusantara yang sedang lego jangkar diduga tersangkut oleh salah satu jangkar KM Sentosa 12 yang pada saat itu sedang berlabuh.” ungkap I Made.
Mengetahui hal tersebut, nakhoda kapal berusaha untuk menghidupkan mesin kembali, namun karena kondisi arus yang sangat cepat menyebabkan tabrakan yang tidak terelakan dan akhrinya terbalik.
“Nakhoda kapal sudah berusaha, untuk dapat menggerakan kapal, namun kejaidan tersebut begitu cepat karena pergerakan arus cepat yang menyembabkan tabrakan tidak bisa terelakan.
Kemudian seluruh ABK mengevakuasi diri kedalam lambung kapal dan meminta pertolongan,” jelasnya.
Setelah mendapatkan informasi tersebut, Kansar Pangkalpinang memberangkatkan 1 tim rescue Menuju Last Known Position (LKP) kapal tersebut menggunakan RBB 01 Basarnas.
Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Rescuer Kansar Pangkalpinang, ABK KN SAR KARNA, Pelindo, KSOP, Balai Kekarantinaan Kesehatan, dan Agen kapal yang terdiri dari 2 alut, RBB Basarnas dan Pilot Boat Pelindo segera bergegas menuju KM Lintas Armada yang sudah dalam kondisi miring dan setengah tenggelam pada alur dalam pelabuhan Pangkalbalam.
“Nakhoda kapal dan juga 13 ABK kapal berhasil diselamatkan dan juga dievakuasi menuju Pelabuhan Pangkalbalam.
Sementara kapal KM Lintas Armada yang mengalami kondisi tenggelam di alur pelayaran Pangkalbalam tersebut nantinya akan dievakuasi oleh agen kapal bersama Pelindo agar alur pelayaran tidak mengalami gangguan,” tambanya.
Beliau juga menambahkan, ABK kapal dan nakhoda berhasil diselamatkan dan dibawa kepinggir, sedangkan kapal yang bermuatan pupuk belum dapat diselamatkan.
“Semua ABK kapal berhasil kita selamatkan bersama tim SAR gabungan, berkat adanya sinergitas ini dan dengan harapan tetap terjalin dalam merespon cepat pelayanan SAR,” tutupnya.
Diketahui, hingga saat pukul 21.30 Wib evakuasi masih berlanjut dan belum berhasil melakukan evakuasi kapal berikut pupuk di dalamnya.







