CARA Makan Rasulullah yang Dapat Ditiru, Pagi Hari Sarapan Segelas Air Putih dan Madu

ALINEANEWS.COM – Nabi Muhammad SAW adalah manusia paling mulia dan terjaga akhlaknya.

Tidak hanya soal ibadah wajib, tata cara makan dan minum saja, Rasulullah memberikan contoh yang sempurna.

Kesehatan Rasulullah sangat terjaga, sehingga hanya sakit sebanyak dua kali sepanjang hidupnya.

Salah satu rahasia sehat Rasulullah adalah menjaga pola makan.

Jika kita mengikuti sunah-sunah makan Rasulullah Saw, insyaAllah akan memiliki tubuh yang sehat dan jarang terjangkiti penyakit.

Dalam buku Amazing Islam karya Queensa Hawa Prof Dr Musthofa Rimadhan, ada beberapa teladan  cara makan Rasulullah SAW, dikutip dari rumahzakat.

1. Di pagi hari, Rasulullah Saw membuka menu sarapannya dengan segelas air yang dicampur dengan sesendok madu.

Madu ini di dalam Al-Qur’an dikenal juga sebagai obat (syifaaa).

Manfaat madu pun rupanya luar biasa.

Madu bisa mengaktifkan kerja usus, menyembuhkan sembelit, dan mengobati peradangan.

2. Setelah itu, di waktu duha Rasulullah Saw kemudian mengonsumsi tujuh butir kurma ajwa’ yang sudah matang.

Manfaat dari kurma ini adalah bisa mentralisir racun.

Seperti halnya Rasulullah Saw. yang bisa menetralisir racun dari makanan wanita Yahudi yang meracuninya.

Hal itu karena Rasulullah Saw. mengonsumsi kurma setiap hari dengan rutin.

3. Kemudian saat makan siang, Rasulullah Saw memakan makanan pokok berupa roti yang dicampur dengan cuka dan minyak zaitun.

Manfaat mengonsumsi makanan ini adalah bisa melancarkan pencernaan, menghancurkan kolesterol, dan menjaga suhu tubuh ketika musim dingin.

4. Berdasarkan beberapa riwayat hadits, saat makan malam, Rasulullah Saw mengonsumsi sana al makki yang identik dengan sayur-sayuran.

Manfaat sayuran ini adalah untuk menjaga imunitas tubuh sehingga tidak mudah terserang penyakit.

5. Rasulullah Saw pun tidak langsung tidur setelah makan.

Beliau biasanya beraktivitas terlebih dahulu agar makanan cepat masuk ke dalam lambung dan cepat dicerna.

Rasulullah Saw biasa melakukan salat setelah makan.

Rasulullah Saw. bersabda, “Cairkan makanan kalian dengan berzikir kepada Allah Swt dan salat, serta janganlah kalian langsung tidur setelah makan karena dapat membuat hati kalian menjadi keras.” (H.R. Abu Nu’aim dari Aisyah ra.)

6. Meskipun begitu, Rasulullah Saw tetap menyukai makanan tertentu.

Misalnya seperti tsarid atau campuran roti dan daging dengan kuah lezat.

Hanya saja Rasulullah Saw tidak rutin mengonsumsi ini dan tidak menjadi kebiasaan makan Rasulullah Saw.

7. Rasulullah Saw makan dengan tangan kanan dan tak lupa membaca doa.

Beliau pun akan mencampuradukkan lauk dengan nasi menggunakan tangan kanannya dan menunggunya sebentar.

Lalu Rasul pun akan mencelupkan jari kanan kecilnya ke garam dan menghisap garam itu.

Setelahnya Rasulullah makan lauk dan nasinya.

8. Rasulullah Saw akan mengunyah makanan sebanyak 40 kali agar makanan benar-benar lumat dan mudah dicerna.

9. Rasulullah Saw pun tidak meniup-niup air ketika minum ataupun bernafas ketika minum.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *