Usai Diretas Jadi Video Judi Online, Akun YouTube DPR RI Hilang

ALINEANEWS – Setelah kena hack atau diretas oleh pihak tertentu, akun YouTube DPR RI hilang.

Hingga, Rabu (6/9/2023) pukul 12.36 WIB, akun tersebut tidak ada lagi di YouTube.

Sebelumnya, akun YouTube DPR RI diretas dan muncul video streaming judi online.

Peretasan itu membuat akun YouTube DPR RI diambil alih oleh pihak lain.

Penyusup yang masuk ke sistem akun YouTube DPR RI itu dengan leluasa menampilkan video judi online.

Lalu, pihak sekretariat DPR RI melaporkan peristiwa itu ke Google Indonesia.

Kemudian, pihak Google melakukan recovery, salah satunya menghapus atau take down sementara akun YouTube DPR RI.

Sebelumnya, ada empat video live streaming judi slot di akun YouTube DPR RI.

Tulisan di video tersebut menggunakan bahasa Turki.

“Kasino, Slot Games Siaran Langsung, Target ‘Max Win’,” tertulis di salah satu live streaming.

Tanggapan pakar telematika

Dikutip dari CNBC, Roy Suryo yang merupakan pakar telematika ikut mengomentari kabar akun YouTube DPR RI diretas.

“Tertayangnya setidaknya 4 (empat) tayangan video live, 2 video dengan thumbnail Slot Baris Canli Yayindayiz dan 2 video dengan thumbnail Slot Fikret Canli Yayin di Akun TouTube resmi milik DPR RI ini memang hal yang sangat memalukan,” kata Roy Suryo dikutip Selasa (6/9/2023).

Roy Surya yang pernah menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga menjelaskan seharusnya admin akun DPR bisa lebih cermat menjaganya.

Termasuk juga melakukan antisipasi kemungkinan yang terjadi.

Menurutnya, tidak ada sistem yang bisa dijamin aman.

Namun seharusnya bisa diantisipasi, terlebih peretasan akun DPR sudah terjadi selama berjam-jam.

“Memang tidak ada sistem yg bisa dijamin aman 100%, karena selalu saja ada loop-hole dalam Network, namun seharusnya kejadian tsb cepat diantisipasi, tidak dibiarkan berjam jam, bahkan sampai jadi ledekan dan guyonan netizen dalam kolom komentarnya,” jelasnya.

Roy Suryo juga mendesak pihak DPR bekerja sama dengan berbagai pihak, yakni Kementerian Kominfo dan Tim Cyber Polri.

Dia juga kembali mengingatkan kejadian ini seharusnya tidak terjadi terlalu lama.

“Saya mendesak Admin Internal SetJen DPR-RI segera mengusut Hacker tsb bekerjasama dgn Kemkominfo dan Tim Cyber Polri karena hal tsb sebenarnya akan sangat mudah diketahui siapa yg melakukan Akses Ilegal dan masuk ke sistemnya. Jangan sampai dibiarkan berlama2, sekali lagi memalukan,” ujar dia.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *