Pemkot Pangkalpinang Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan Lewat Kolaborasi dengan BPJS dan Bank Sumsel Babel

ALINEANEWS.ID – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pangkalpinang, Mie Go, memimpin rapat pembahasan rencana kerja sama antara Pemerintah Kota Pangkalpinang dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Pangkalpinang, pada Kamis pagi, (13/11/2025).

Kegiatan tersebut berlangsung di ruang SRC Kantor Wali Kota Pangkalpinang itu yang turut dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Akhmad Subekti, Inspektur Daerah M. Sahrial, Plt. Kepala Dinas Kesehatan dr. Thamrin, serta perwakilan BPJS Kesehatan dan Bank Sumsel Babel.

Rapat tersebut membahas pola kerja sama antara Pemerintah Kota Pangkalpinang, BPJS Kesehatan, dan Bank Sumsel Babel dalam mendukung peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat.

“Hari ini kita membahas rencana kerja sama antara Pemerintah Kota Pangkalpinang, BPJS Kesehatan, dan Bank Sumsel Babel terkait pelayanan kesehatan. Kesehatan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab sosial berbagai elemen, termasuk perusahaan,” ujar Mie Go.

Ia menjelaskan, dasar dari rencana kerja sama ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas dan Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Menurut Mie Go, Bank Sumsel Babel berencana menanggung kepesertaan BPJS Kesehatan bagi 500 orang melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

“Pola kerja samanya sudah kita bahas, dan nantinya masing-masing pihak akan menuangkan hak dan kewajiban dalam perjanjian resmi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Mie Go mengungkapkan bahwa kepesertaan BPJS Kesehatan di Kota Pangkalpinang saat ini telah mencapai 98,44 persen, dengan tingkat keaktifan 81 persen. Capaian tersebut menandakan Pangkalpinang telah masuk kategori Universal Health Coverage (UHC) prioritas.

Meski demikian, masih terdapat masyarakat yang belum terdaftar atau menghadapi kendala biaya pendukung seperti transportasi rujukan pasien. Untuk itu, Pemkot bersama forum CSR tengah merancang mekanisme bantuan tambahan bagi masyarakat kurang mampu.

“Ada warga yang sudah jadi peserta BPJS, tapi kesulitan membiayai transportasi saat dirujuk ke luar daerah. Nah, hal-hal seperti ini yang ingin kita bantu melalui forum CSR. InsyaAllah Bank Sumsel Babel juga siap mendukung opsi bantuan ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, mekanisme penyaluran bantuan tersebut akan diatur lebih lanjut melalui kerja sama antara Pemkot dan Baznas Kota Pangkalpinang. Setiap pengajuan bantuan nantinya akan diverifikasi oleh tim Pemkot sebelum disetujui dan disalurkan.

“Jika hasil verifikasi menyatakan layak, akan dibuat berita acara, kemudian disampaikan ke Wali Kota untuk menentukan besarannya. Setelah itu, dana akan disalurkan melalui Baznas. Ini pola yang sedang kita siapkan,” ungkapnya.

Selain dengan Bank Sumsel Babel, Pemkot juga berencana menggandeng lebih banyak perusahaan untuk berpartisipasi aktif melalui forum CSR dalam memperkuat layanan kesehatan masyarakat.

“Kita terus mengimbau perusahaan lain untuk ikut berkontribusi melalui forum CSR. Sesuai undang-undang, mereka juga punya tanggung jawab sosial dan lingkungan. Harapannya, dengan kolaborasi ini, pelayanan kesehatan di Pangkalpinang bisa semakin baik dan merata,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *