ALINEANEWS.COM – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Gelar Kegiatan Fasilitasi Pembinaan dan Penguatan Kelembagaan Bawaslu kota Pangkalpinang Pada Pemiluhan Umum Serentak Tahun 2024, di Grand Safran Hotel, Sabtu (20/01/2024).
Kegiatan ini dihadiri panwascam se-kota Pangkalpinang yang bertujuan Persamaan persepsi dan penguatan pemahaman dalam kelembagaan jajaran bawaslu kota Pangkalpinang dan Panwascam sekota Pangkalpinang.
Dalam sambutannya, ketua Bawaslu Pangkalpinang Imam Ghozali menyampaikan, menghadapi Pemilu serentak tahun 2024 Bawaslu kota Pangkalpinang terus berbenah dan berinovasi melalui kegiatan-kegiatan, guna meningkatkan kualitas lembaga ini.
Salah satunya adalah pelaksaan Kegiatan Fasilitasi Pembinaan dan Penguatan Kelembagaan Bawaslu kota Pangkalpinang.
Menurutnya, Kegiatan tersebut penting dilaksanakan guna memberikan budaya kerja solidaritas, integritas, mentalitas dan profesionalisme serta peningkatan kapasitas SDM untuk menyukseskan pemilu 2024.
“Kegiatan fasilitasi pembinaan kita hari ini bertujuan untuk membekali penguatan pemahaman dalam kelembagaan Bawaslu kota Pangkalpinang dan Panwascam se-kota Pangkalpinang untuk menghadapi pesta demokrasi nantinya,” Ungkapnya.
Imam Ghozali menambahkan, sebagai pengawas kita adalah tonggak demokrasi, maka harus benar-benar memahami tugas dan peran dilembaga ini, oleh karena itu, pengawas dituntut untuk terus mengembangkan diri agar bisa menjalankan peran yang dibutuhkan lembaga ini.
Ia juga berharap, melalui kegiatan ini seluruh Jajaran Bawaslu kota Pangkalpinang juga dapat lebih mendalami dan memahami aturan yang berlaku dilembaga, sehingga dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab sebagai aparat pengawas Pemilu, selalu sesuai dengan aturan dan regulasi yang berlaku.
Sementara, Selaku Narasumber dalam kegiatan tersebut Sarbini memaparkan, terkait pelanggaran, dan point-point pidana, yang akan menjadi fokus teman-teman pengawas.
Menurutnya, harus ada antisipasi terkait tindak pidana, ini sudah menjadi tugas kita sebagai kelembagaan pengawas, dan ini yang akan menjadi tantangan kita semua apalagi selaku jajaran bawaslu.
Sarbini mengingatkan, sebelum berbuat dan sebelum mengambil tindakan, pastikan itu sudah sesuai dengan aturan atau regulasi yang berlaku atau belum, supaya pada saat di lapangan mengetahui persis apa yang menjadi tugas dan fungsi sebagai pengawas, terutama dalam menangani penanganan pelanggaran Pemilu.
“tindak pidana ini yang menjadikan Fokus Bawaslu untuk mencegah hal-hal tersebut, diharapkan dengan adanya kegiatan ini Panwaslu kecamatan dan staf semakin memahami dan juga poin-poin pengawasan mereka, tindak pidana seperti mengganggu, mengacau kampanye orang lain, memberikan keterangan diri tidak benar, kampanye diluar jadwal, menyebabkan orang lain kehilangan hak pilihnya, memberikan hak suara lebih dari satu kali, ini yang bakal menjadi tantangan kita, bentuk pencegahan seperti apa yang akan kita antisipasi,” Paparnya.
Selanjutnya, Lihat kembali dukungan yang sudah diberikan pada Panwaslu Kecamatan, Perkuat fasilitasinya, perhatikan sarana prasarananya sebagai penunjang pelaksanaan tugas dan fungsi sekretariat dan terkait teman-teman PTPS nantinya, untuk kedepan, kami berharap bahwa kawan-kawan PTPS di ajari betul apa tugas pengawas TPS, tolong di kasih bimbingan betul agar tidak ada kendala dilapangan dikemudian hari.
Ditambahkan Imam Ghozali dipenutup acara, ia berharap agar teman pengawas jaga terkait masa kampanye media online dan Rapat umum.
“saya ingatkan kembali besok sudah masuk masa kampanye dimedia online, saya berharap pengawasan dilapangan dan tolong juga awasi media sosial, dan cek lagi netralitas ASN juga yang ada dimedia sosial,” Pungkasnya.







