ALINEANEWS.COM – Siapa yang pernah mengalami gejala asam lambung, rasanya pasti tak karuan.
Asam lambung membuat tubuh tak nyaman, gelisah, dan ketakutan yang berlebih.
Asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD) memang sangat menyiksa.
Berikut beberapa cara untuk mengurangi serangan asam lambung dikutip dari Halodoc.
Cara Meredakan GERD Tanpa Obat
1. Hindari makanan pemicu refluks. Hindari makanan tertentu yang memicu mulas, seperti kafein, soda, cokelat, buah dan jus jeruk, tomat, bawang, mint, dan makanan berlemak tinggi.
2. Makan lebih banyak serat. Serat membantu saluran pencernaan bekerja dengan lancar dan sehat.
3. Atur porsi makan. Hindari makan dalam porsi besar sekaligus. Cobalah makan lima atau enam porsi kecil sehari.
4. Jangan makan sebelum tidur. Kebiasaan makan sebelum tidur sering menjadi penyebab naiknya asam lambung atau GERD.
Berhenti makan setidaknya dua atau tiga jam sebelum tidur sehingga perut memiliki kesempatan untuk mengosongkannya sebelum kamu berbaring.
5. Makan secara perlahan. Jangan makan terburu-buru, makanlah dengan perlahan.
6. Jangan merokok. Sebab, merokok dapat mengurangi efektivitas otot yang menjaga asam di lambung. Jadi, berhenti merokok kalau tidak mau GERD kambuh.
7. Kenakan pakaian longgar. Pakaian ketat memberi tekanan tambahan pada perut.
8. Tinggikan kepala. Tumpuk beberapa bantal di bawah tempat tidur agar kepala sekitar 6 inci lebih tinggi.
Selain tips di atas, ada cara lainnya yang banyak orang percaya dapat menurunkan asam lambung.
Mengunyah permen karet bisa merangsang produksi air liur, yang merupakan penyangga asam.
Selain itu, mengunyah permen karet membuat seseorang lebih sering menelan, sehingga dapat mendorong asam-asam jahat itu keluar dari kerongkongan.
Meski begitu, hal ini masih perlu penelitian lebih lanjut.
Penyebab Asam Lambung
Proses terjadinya asam lambung bermulai ketika sejumlah kandungan asam lambung mengalir ke kerongkongan atau esofagus.
Perut mengandung asam klorida, asam kuat yang membantu memecah makanan dan melindungi terhadap patogen seperti bakteri.
Lapisan perut secara khusus menyesuaikan untuk melindunginya dari asam yang kuat.
Sayangnya, esofagus tidak memiliki lapisan khusus ini sehingga sensitif terhadap asam.
Cincin otot yang disebut sfingter gastroesofagus bertindak sebagai katup yang memungkinkan makanan masuk ke lambung dan tidak kembali ke esofagus.
Ketika katup lentur, maka isi lambung dapat muntah melalui kerongkongan dan mulas pun terjadi.







